Wednesday, July 08, 2009

Michael Jackson 1958 – 2009


Seperti yang telah diberitakan beberapa hari dalam semingguan ini, Michael Jackson si pelantun lagu "Heal the World" telah meninggal karena cardiac arrest (gagal jantung). Acara penghormatan untuknya tadi malam (7/7) digelar secara besar-besaran di Staples Center daerah downtown Los Angeles yang dihadiri oleh selebritis, keluarga, dan teman dekat macem Usher, Stevie Wonder, Queen Latifah sampe Lionel Richie.

Buat gw pribadi, Michael Jackson nemenin awal masa puber gw dengan lagu-lagu macem “Heal the World”, “Remember the Time”, dan “Black or White” di album "Dangerous" yang kluar tahun 1991. Lagu “Jam” sendiri yang ngegandeng Shaquille O'Neal sebagai pengisi rap di lagu tersebut dan model di video klipnya merupakan awal ketertarikan gw terhadap basket pada masa-masa itu.

Gw salut akan beberapa lagunya yang menurut gw merupakan bentuk cinta kasih terhadap sesama dan terhadap alam seisinya. Sebut saja “Ben”, “We are the World”, “Heal the World”, “Earth Song”, dan “Gone too Soon”. “We are the World” ditulis bersama Lionel Richie tahun 1985 dan disebut-sebut mengumpulkan $ 63 juta yang disumbangkan untuk dana kemanusiaan di Afrika. Sedangkan “Gone too Soon” ditulis untuk mengenang Ryan White yang menderita AIDS sejak bayi dan dinyanyikan di depan Presiden terpilih waktu itu, Bill Clinton.

Walaupun terdapat berita-berita miring tentang kesehatan psikologis dan tuntutan pelecehan seksual yang dilayangkan kepadanya, tetapi rasa kasih sayang Michael yang universal inilah yang menjadi salah satu faktor dia akan selalu mendapat tempat di hati penggemarnya. Michael Joseph Jackson, the Man, the Myth, the Legend.

Goodbye, Michael.

Friday, July 03, 2009

Pakai Hati atau Otak?

Suatu malam, sebelum terlelap. Gw sempetin ngobrol dengan Mas Novan teman dari kantor yang lama. Memberi selamat kepadanya atas usaha redesain yang beberapa hari ini diuji cobakan.

novan adi : mas, dapet salam dari salomo
novan adi : master lei ot
matahari : makasih, salam balik buat master lei ot kompas jogja yg mengguncang dunia
matahari : salam buat mas didik sang bina ragawan
novan adi : anda memang baik hati, tidak lupa teman lama
matahari : lho lho, kalo lupa tak lupa itu hubungannya sama kerja otak, Pak
matahari : bukan kerja hati

Thursday, July 02, 2009

Sepertinya…

Jarum jam sudah menunjukkan waktu perut sudah harus diisi. Hari Kamis itu sepertinya terdapat sedikit alasan untuk orang2 kantor makan bersama di luar. Tetapi gw sama Mas Sadli tetep keukeuh gak ikut makan siang karena puasa.

Daripada sama kek pengalaman tempo hari diajakin makan siang tetapi karena gw puasa gw hanya duduk sendirian di pojokan maenan ponsel sambil tahan kuping dari iritasi seperti “Makanannya pahit, kok” atau “Ayamnya gak enak loh” padahal piring dan lauk pauk licin tandas (insyaallah perut dan mulut sih tahan – mungkin emosi yang suka gak nahan :( ).

Alasan puasa yang selalu gak isa dipahami oleh Eric-sensei ini adalah salah satu bentuk tirakat untuk memenuhi target kerjaan agar tercapai sekaligus pengingat gw bahwa hidup bukan cuma di dunia aja.

Teman Kerja : Lo puasa, Law?
Gw : He eh.
Teman Kerja : Yah, kasihan dong (gak bisa diajak makan siang)?
Gw : Wedew, gw kan cuma lagi puasa, bukan lagi kasihan.


Sepertinya konsep “kasihan” yang tertanam di benak Teman Kerja tersebut agak “berbeda”.

PS:
Salah satu surga dunia adalah buka puasa dengan minum air putih dingin setelah seharian kerja, panas-panasan, dan ditambah latihan otot selama satu jam di penghujung hari. Segaaarrrr!

Tuesday, June 30, 2009

Otaknya Encer

Jam setengah 5 sore, satu jam dari selesainya jam kantor. Segerombolan anak2 muda di awal umur 30-an masuk ke ruangan Manajer dengan muka yang sangat serius. Dari kedengarannya, rapat berlangsung dengan serius juga. Maklumlah, kalau orang Perencanaan Strategis sudah memulai rapat, artinya rel perusahaan ini yang sedang dibahas.

Rekan Kerja : Tuh liat, orang2 paling pinter di perusahaan ini sedang merumuskan sesuatu yang penting di dalem ruangan itu.
Matahari : Elite think tank!
Rekan Kerja : Mungkin besok krisis ekonomi dunia akan segera dapat diatasi.
Matahari : Minggu depan, perdamaian dunia akan tercipta!
Rekan kerja : Amiiiieeeeeeennn….

Saturday, June 20, 2009

Anak Jaman Sekarang

Melepas penat adalah hal yang Gw dan beberapa orang kawan cari setelah seharian rapat dengan materi yang demikian alot untuk dicerna. Tempat yang kami pilih malam itu adalah Hard Rock Café Bali. Maklum, rapat kerja memang dilangsungkan di salah satu hotel di Kuta Bali. Pantai, pohon kelapa, bulan purnama, dan segelas bir adalah kombinasi paten pelepas penat walaupun mungkin beberapa orang memilih memakai jasa tangan2 terampil tukang pijat.

Sajian minuman khas dan lagu yang dibawakan Band Top Forty dari atas panggung silih berganti membingkai suasana. Setelah habis beberapa lagu, sang vokalis Band Top Forty tersebut sekejap menghilang di balik panggung untuk kemudian maju dengan peralatan tempurnya: gitar sebagai sound rhythm. Sesegera itulah sebuah lagu punk-rock (atau apalah sebutannya) menyeruak masuk ke dalam ruangan sempit tersebut berjejalan bersama asap rokok dan alkohol.

Vokalis : Hey mister, where you headed? Are you in a hurry?*
Matahari : \m/ rock on!! (goyang2 dan headbang mode : on!)


Tiba2 sebuah pertanyaan muncul dari salah seorang kawan:
Kawan Muda 1 : Mas, ini lagunya siapa, ya?
Matahari : Heeh?!?


Kawan muda tersebut tak lebih muda lima tahun dari gw, tetapi ternyata jurang pemisah pengetahuan tentang rock sedemikian lebarnya. Mungkin memang harus ada tambahan mata kuliah tentang Rock’ography atau Rock History selama satu semester dengan kredit 3 SKS di bangku perkuliahan.

NB
* : bagi temen2 dengan masalah yang sama, itu adalah lagu yang dipopulerkan oleh Green Day berjudul “Hitchin a Ride” dalam album Nimrod yang menjadi hits dunia di tahun 1997-an.

Thursday, June 18, 2009

Only Human

Perbincangan kecil terjadi di sela-sela kesibukan:

thikakecil : eh gimana nulisnya in english bahwa aku bukan si pengambil keputusan
ulat_busuk : i'm not the decicion maker
thikakecil : salah weeee
thikakecil : decision
ulat_busuk : decision
ulat_busuk : seneng banget

thikakecil : :P :*

Saturday, May 23, 2009

Lomba mykompas.com Web Slice Moment

Hari ini gw ikutan MYKOMPAS.COM WEB SLICE MOMENT. Hahaha, buat seneng2 aja sih. Karena akhir2 ini kepengin isa lebih produktif dari cuma rutinitas kosan-ngantor-kosan.

Foto ini bertemakan Rebutan Browsing dengan konsep “Paper Child – Anak2an Kertas”, yaitu menggabungkan gambar dengan real life photo. Jadi, untuk membuat adegan ini, gw bikin sketsa dulu apa yang mau digambarkan. Sket cepat hanya membutuhkan waktu setengah jam dan setengah jam lagi untuk membuat finishing dengan tinta. Setelah jadi, gambar mulai digunting dengan pola yang sudah dibentuk mengelilingi gambar.


Sketsa Cepat

Finishing

Mari Menggunting

Selanjutnya dimulailah photo session :P hal yang paling berat dari semua ini adalah membuat foto ini kelihatan natural. Si Paper Child kelihatan “ditarik” dan gw keliatan “kesal”. Butuh 50 kali penggambilan gambar sampai dengan hasil yang gw mau. Jadi tambah berat karena photo session ini gw lakuin sendiri. Harus berpose ria sambil nungging2, satu tangan pegang Paper Child, dan satu tangan lagi pencet2 kamera. Hasilnya ya begitulah. Agak2 under karena sinar matahari gak langsung sampe kamar.

Percobaan Photo Session

Doakan dan dukung gw! (udah kek slogan caleg aja nih)

NB: untuk liat2 Paper Child yang lain, silakan ke
sini aja.